Posted in coretanku

Begadang

Pagi ini lagi-lagi aku begadang, mungkin bukan hal baru lagi buat temen-temenku melihat aktifitasku  yang satu ini. Tapi buat aku pribadi sebenernya aku capek untuk hal yang satu ini, cuman aku sendiri punya sedikit penyakit atau yang disebut kebiasaan yaitu tidak bisa tidur malam. aku beberapa kali nyoba untuk tidur jam 11 malam namun akhirnya hanya bengong ngliat atap rumah kayak orang bego… akhirnya aku malah keluar cari angin supaya datang tuh rasa ngantuk eh… tahu-tahu udah pagi baru deh bisa tidur…

Pekerjaan lah yang membuatku nggak bisa  ngilangin kebiasaanku untuk begadang, ya… aku adalah seorang karyawan di perusahaan  media lokal di kota ini sebagai seorang layout (penata halaman) yang bekerja mulai jam 20.00 wita sampai jam 01.00 malam waktu setempat. Pekerjaan itulah yang membuat aku lama-kelamaan membiasakan diri untuk terus begadang.

Sebenernya sih dulu aku biasa tidur jam 1 malam habis kerja, tapi ada satu waktu aku coba untuk begadang karena ada pekerjaan kuliah yang harus selesai besok paginya, trus aku mulai deh kecanduan dengan  yang namanya internet yang hampir tiap malam aku jelajahi mulai dari yang cuman untuk bahan tugas kuliah sampai yang nggak bener. Sejak saat itu kebiasaan begadang mulai membekas dalam diri ini, kalau nggak tidur selepas subuh nggak bakalan bisa tidur. Sampai sekarang kebiasanku begadang nggak ilang-ilang walau kecanduanku terhadap internet sudah agak berkurang.

Beberapa orang temenku pernah sih menyarankan aku untuk minum obat tidur, supaya aku bisa tidur nyenyak dimalam hari, namun sampai saat ini aku nggak pernah menuruti saran mereka.  Bukannya aku nggak mau denger nasehat sih tapi terus terang aku sedikit takut dengan yang namanya  obat karena sejak kecil aku pernah mengalami sakit keras yang mengharuskan minum obat tiap hari sampai aku akhirnya sembuh, sejak saat itu aku berusaha untuk tak lagi mengkonsumsi obat sekalipun aku sakit.

Mungkin ada temen-teman  yang punya saran bagus untuk mengurangi begadangku ini tanpa harus mengkonsumsi obat. Aku sangat berterima kasih sekali jika ada seseorang atau siapapun yang pernah mengalami, mau berbagi pengalaman mengenai kebiasaan begadang atau kesulitan tidur malam hingga bisa sembuh total.

vied

yang tiap hari begadang

Posted in renungan

Kata- kata Kasar

Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. “Oh, maafkan
saya” adalah reaksi saya. Ia berkata, “Maafkan saya juga;  Saya  tidak
melihat Anda.”  Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat
sopan.
Akhirnya  kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.  Namun cerita
lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita  memperlakukan orang-orang
yang kita kasihi, tua dan muda.

Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki
saya
berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya  berbalik, hampir saja
saya
membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya  dengan  marah. Ia pergi, hati
kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa  kasarnya  kata-kata saya
kepadanya.  Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan
berbicara padaku, “Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau
kenal,
etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi,
sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai
dapur,  engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu.”
“Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda,
kuning
dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak  menggagalkan kejutan
yang
akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah
saat
itu.”

Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.  Saya
pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya,
“Bangun, nak, bangun,” kataku.  “Apakah bunga-bunga ini engkau petik
untukku?” Ia tersenyum, ” Aku  menemukannya jatuh dari pohon. ”  “Aku
mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu.  Aku tahu Ibu
akan menyukainya, terutama yang berwarna biru.”  Aku berkata,  “Anakku,
Ibu
sangat menyesal karena telah kasar  padamu; Ibu seharusnya tidak
membentakmu
seperti tadi.”

Si kecilku berkata, “Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap  mencintaimu.” Aku
pun membalas, “Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku  benar-benar
menyukai
bunga-bunga ini, apalagi yang biru.”  Apakah anda menyadari bahwa jika
kita
mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan
mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Tetapi keluarga yang
kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.  Mari
kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita
ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang
bijaksana, bukan?  Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di
atas? Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?

Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.  FAMILY = (F)ATHER (A)ND
(M)OTHER,
(I), (L)OVE, (Y)OU