Posted in Uncategorized

Sebuah Dinding

Aku memiliki dinding yang sampai saat ini aku belum mampu melewatinya, dinding ini terasa begitu kokoh, begitu tinggi, hingga bertahun-tahun aku masih belum sanggup melewatinya. Beberapa tahun terakhir aku mencoba berputar mancari jalan lain untuk menghindari dinding itu dan melewati dinding-dinding yang lain yang kuanggap lebih mudah kulalui dan memang benar aku sanggup melalui dinding-dinding yang lain namun sekali lagi aku bertemu dinding itu lagi…

Saat ini aku berfikir sanggupkah aku melewati dinding itu kali ini? dinding yang membuatku putus asa, dinding yang membuatku luka, dinding yang penuh dengan duri, yang saat itu aku merasa mampu malah terhempaskan, dinding yang kurasa tidak setinggi dinding-dinding yang pernah kulalui selama ini tapi ternyata aku tak sanggup melaluinya. Sekali lagi aku berhadapan dengan dinding yang sama, dinding yang membuatku banyak belajar, dinding yang membuatku tiak salah melangkah, dinding yang membuatku lebih dewasa….

Aku yakin saat ini aku akan dapat melewati dinding itu, kalu dulu aku belum mampu melewati dinding itu mungkin karena pengalaman, pengetahuan, pemikiran, serta pandanganku masih dangkal, belum mampu melihat celah yang ada di dinding itu, belum mampu memikirkan cara-cara yang lain untuk melewati dinding itu, belum mengetahui seluk-beluk tentang dinding itu, belum melewati dinding-dinding yang lebih kecil dari itu yang sebenernya penting untuk melatih dirikita memalui dinding yang lebih tinggi lagi….

-roy/vied-
mencoba melewati dindingnya sendiri…. sanggupkah?