Posted in Uncategorized

Arti Hidup?

Ada yang bilang hidup itu ujian. Itu bagi mereka yang siap untuk lulus ujian, entah itu ujian masuk perguruan tinggi, ujian masuk audisi, atau ujian kehidupan itu sendiri. Mampukah dia menghadapi berbagai masalah dalam hidup ini dengan baik…

Hidup itu sebenarnya indah…, untuk seorang fotografer yang memang suka dengan keindahan alam dan suka mengabadikan keindahan dalam sebuah kotak kecil yang mereka sebut dengan kamera…. Atau juga bagi mereka yang kebetulan bisa menikmati indahnya hidup ini dengan berbagai kenikmatan yang diperolehnya…

Tetapi ada juga yang bilang hidup itu kejam, sebab mereka selalu dan selalu ditimpa berbagai masalah yang sebenarnya ditimbulkan oleh mereka sendiri disengaja ataupun tidak, akibatnya mereka menyalahkan dunia, menyalahkan Tuhan dengan sebutan kejamnya dunia….

Ada juga yang berpendapat bahwa hidup itu adalah pilihan, tanpa ada jaminan, garansi dan kepastian untuk sebuah pilihan, Sekarang tinggal bagaimana cara menjalani sesuai dangan pilihan itu. Seorang teman saya pun berpendapat demikian, namun jika seseorang dihadapkan dalam situasi tak memiliki pilihan dan harus patuh pada pilihan orang tua kita misalnya, apakah itu juga disebut pilihan hidup padahal jika harus memilih (kok kayak judul sinetron) mungkin bukan itu pilihan yang diharapkan…

Guru saya pernah juga berpendapat bahwa hidup itu seperti roda yang selalu berputar, kadang kita diatas kadang kita dibawah. Namun apakah benar-benar berputar, bagaimana jika seseorang sejak menghirup udara kehidupan ia tetap masih berada dibawah penderitaan terus-menerus hingga kembali ketanah kubur. Lalu bagaimana dengan usia kita, apakah bisa berputar kembali ke posisi semula, atau yang kita inginkan seperti halnya lotre…

Seorang penyair tanah air dalam syairnya menggambarkan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan dimana kita selalu memiliki tujuan yang kita sebut sebagai mimpi. Tapi setelah kita sampai pada tujuan awal kita, apakah lantas perjalanan akan berakhir, ternyata tidak karena ketika kita telah mencapai puncak mimpi, malah kita ingin kembali pulang. Lalu untuk apa mimpi itu jika kita sudah meraihnya namun kita malah ingin kembali…..

Seorang koki berpendapat Hakekat hidup adalah proses, seperti membuat makanan yang lezat yang penting adalah proses, proses seperti apa yang kita lakukan untuk mendapatkan makanan yang luar biasa enak, ada yang melakukan proses secara alami, ada yang melakukan proses secara singkat dan siap saji karena diburu oleh waktu, ada yan ingin yang melakukan proses yang menyalahi aturan agar apa yang diingikan dapat tercapai dan meciptakan sesuatu yang baru (berkesperimen) ada juga proses yang terkesan kuno hanya kerna dia menuruti sebelum-sebelumnya tanpa melakukan perubahan-perubahan berarti hingga dia tidak memiliki perkembangan apapun karena ia hanya mencontoh namun masih orisinil dan tradisional…

lalu apa arti hidup menurut anda?

Posted in Uncategorized

Aku Rindu…

Selama delapan tahun aku jauh dari rumah, ternyata ada jauh sekali perbedaan yang kurasakan. Dulu ketika aku masih tinggal di rumah selalu ada yang mengingatkanku Sholat. Bahkan terkadang aku sangat rindu sekali dengan teriakan ibu dan bapakku ketika mereka menyuruhku untuk sholat bila waktunya telah tiba. Aku rindu omelan ibuku ketika aku nyemil makanan yang baru saja masak dan ditiriskan di dapur. Aku rindu dengan perhatian mereka saat aku terlambat makan hanya gara-gara terlalu larut nonton televisi yang menurutku saat ini tontongan itu bukan tontanan yang bermutu hingga melalaikan kebutuhan makanku…

Saat ini setelah kedua orangtuaku sudah tidak ada lagi rasa rindu itu tiba-tiba muncul. Apalagi ketika melihat ada seorang anak yang tega-teganya membentak orang tua bahkan sampai tidak akur seperti beberapa artis yang tak patut untuk kita contoh, Jangan mentang-mentang sudah memiliki penghasilan sendiri lantas seperti tidak memerlukan lagi keberadaan mereka….

Aku rindu…
Dengan belaian ibukku saat aku sakit, bahkan ketika aku menyembunyikan sakitku karena terjatuh dari tangga sekolah sampai kakiku bengkak terkilir, dia tahu saat aku butuh pertolongan walau aku tidak mengatakannya…

Terkadang aku malu…,
Saat aku ingat betapa kekanak-kanakannya aku yang merengek untuk dibelikan sepeda sementara keadaan ekonomi tidak memungkinkan untuk membelinya saat itu, hanya gara-gara teman sebelah rumah dibelikan sepeda baru. Terkadang aku benar-benar malu, saat ingat ketika hanya rangka sepeda bekas yang diberikan bapakku hanya untuk menyenangkanku yang saat itu pengen sekali sepeda. Sampai akhirnya aku bisa memiliki sepeda setelah bulan ketiga dengan berbagai spare part sepeda bekas yang dibeli dari pasar loak hanya untuk memenuhi kinginanku. Jika ingat itu entah mengapa air mata ini seolah seperti kran bocor yang terus menetes deras…. (tapi saat nulis ini krannya sudah kututup… hehehe…)

Sekarang aku sendiri, aku hidup sendirian ditengah kesibukan yang kandang membuatku lupa. Tak ada yang mengingatkan untuk sholat, tak ada yang ngerokin saat aku masuk angin, tak ada yang mijitin saat aku keseleo, bahkan tak ada yang peduli apakah aku sudah makan atau belum… mungkin sebagian orang menganggapku hidup sangat nikmat dengan berbagai fasilitas yang mungkit tak dimiliki oranglain seperti yang mereka lihat dari luar….

padahal sesungguhnya, aku rindu keluarga…

Posted in Uncategorized

buka hatimu….

Yup seperti lagunya armada band….,

Aku sering di suruh seorang temen untuk membuka hatiku terhadap semua temen yang deket dengan aku, agar aku tak sendirian terus… alias menjomblo, agar ada yang sedikit “ngurusin” katanya. Tapi… ternyata itu ga mudah walau aku mencoba untuk beberapa kali berkenalan dengan berbagai temen wanita usulan temen namun hatiku rasanya masih terikat dengan seseorang yang jelas-jelas menolakku dengan alasan klisye “aku menganggapmu sebagai kakak”… its oke….

but I don’t believe….,

Dengan apa yang kudengar dari tetangganya yang juga temanku. Biasanya aku selalu mendengar kabar itu dari dia, tentang pekerjaan, temen baru, dosen yang menjengkelkan bahkan temen yang diam-diam menyukainya namun dia sengaja mempermainkannya… biasanya aku selalu tahu kabar itu bukan dari orang lain, tapi kenapa untuk urusan yang satu ini dia ga carita padaku. Aku tahu… mungkin dia melakukan ini agar tak menyakitiku, tapi justru aku merasa…

Buka Hatimu….

Yup mungkin sudah saatnya aku membuka hati, terutama untuk perempuan-perempuan yang baik yang ada di sekitarku, walau untuk memulainya itu cukup sulit. Aku mencoba untuk suka seseorang tapi kok kayaknya nggak ngrespon ya…. apa pedekate-ku yang salah atau aku terlalu menganggap teman terhadapnya jadi seperti just friend. Walau kadang aku pengen memberi perhatian labih tapi aku ga pengen terlalu mencolok kalo aku suka dengan seseorang itu (kalo gitu gimana “dia” bisa tahu perasaanmu…) hehehe… yah biarlah air tetap mengalir, walau sedikit berharap…

But I believe…

Jika Allah telah menentukan jodohku, aku takkan mampu untuk mengulurnya dan aku juga tak kan mampu untuk mempercepatnya sekalipun aku bersikeras, so usaha sudah pasti karena ini juga salah satu kewajiban, tapi bila belum dipertemukan ya… tunggu saja sambil berikhtiar sambil berdo’a….

Posted in Uncategorized

Firasat yang terbukti…

Sudah beberapa kali aku mendapat firasat tentang suatu ke jadian dan ternyata setelah kejadian aku baru merasa bahwa sebelumnya aku sudah diingatkan akan terjadinya sesuatu. Mungkin kalo orang awan atau orang yang ga percaya tentang tahyul itu hanya menghubung-hubungkan, tapi yang kemarin terjadi, saat aku mimpi buruk hampir selama satu minggu pikiranku ga tenang sama sekali jangan-jangan ada sesuatu yang buruk bakal terjadi sama aku atau keluargaku. Tapi aku juga takut kalo aku mengabari keluargaku yang kebetulan lain pulau karena saat ini aku di samarinda sedang keluargaku di Surabaya, takutnya malah membuat mereka khawatir. Akhirnya sambil sedikit cemas kusimpan sendiri firasatku itu sampai ada kabar dari keluargaku atau aku harus siap andai kata sesuatu itu terjadi padaku.

Seminggu lewat setelah aku mimpi “serem”,  (kubilang mimpi serem karena kalo di tafsirkan artinya akan mendapat kejadian buruk), aku mendapat kabar buruk dari keluargaku yang ada di Jawa. Keluargaku mengabarkan bahwa salah satu kerabat dekat meninggal dunia, ternyata firasat yang ada di mimpiku terjawab sudah, bukan aku yang mengalami kejadian buruk namun keluargaku. Sebelumnya aku juga sering mendapat firasat buruk hanya saja aku ga pernah menyadarinya.

Setelah kejadian ini aku sebenarnya sedikit takut terhadap apa yang terjadi disekitarku, aku jadi takut ketika aku tidur jangan-janagn bermimpi aneh lagi, tapi Alhamdulullah sampai aku nulis tulisan ini aku ga pernah mimpi yang aneh-aneh, mudah-mudahan firsat yang diberikan padaku itu hanya untuk mengingatkan aku pada kekuasaan-Nya walau kita sudah tahu apa yang akan terjadi kita tak mungkin mengubahnya…. seperti halnya peramal yang katanya bisa tau masa depan sebenarnya mereka hanya tahu tanda-tandanyan namun meraka tak mungkin bisa merubah masa depan….

-vied-

sama sekali ga pengan jadi peramal, ingin jadi desainer terkenal aja…. hehehe…

Posted in Uncategorized

menuju kematian atau……

Entah ini hanya firasat atau sekedar bunga tidur mudah-mudahan bunga tidur….., beberapa hari yang lalu aku bermimpi sesuatu yang cukup aneh, aku memang saat ini memang ingin sekali menikah entah dengan siapa yang pasti inginnya dengan wanita solehah… hehehe…. namun malam itu aku tiba-tiba bermimpi melakukan prosesi pernikahan, tapi ga jelas siapa mempelai wanitanya…. tiba-tiba aku terbangun, saat itu waktu menunjukkan pukul 00.30 wita. Biasanya jam segini aku masih terjaga cuman mungkin karena kecapean plus badan sudah sakit sejak beberapa hari sebelumnya makanya jam sembilan malam aku sudah mulai terbaring mungkin kebetulan aku off juga dari kerjaan malam. saat aku terbangun entah kenapa ada perasaan mencekam dalam diri ini. Kucoba sedikit berselancar melalui hp untuk mengetahui tafsir mimpi tersebut ternyata benar dugaanku seperti yang dibicarakan orang -orang tua dahulu, bahwa kalo kamu mimpi nikah hanya ada dua arti… kamu bener-bener mau nikah atau mau mati…. hiiiii…. mudah-mudahan mau nikah hehehe….

-vied-

pengan bikin cerita horor mengejutkan….

Posted in Uncategorized

Hari Gini Internet Dibatasi…

Berapa hari ini koneksi internet di kantor dibatasin, hanya staf wartawan dan karyawan yang berkepentingan saja yang bisa akses internet. Sedang untuk staf di bidang lain, seperti CS, Satpam,  Sopir, bahkan ilustrator pun sempet  koneksi lannya ga nyambung ke internet alias diputus, hanya bisa conect lan sarver. Beberapa temen yang biasa facebookan tentu sarik ( marah ) melihat kebijakan menejemen yang masih membatasi akses internet di tengah gencarnya operator perang tarif soal akses internet. Bahkan di “belakang layar” chie…. temen-temen saling gunjing, yang menuduh  ITnya nih yang sentimen.

Aku sih sempet ngerasain juga pembatasan koneksi internet ini.  Komputerku yang biasanya koneksinya lancar eh tiba-tiba untuk buka mbah google aja ga bisa…. yah karena dah terbiasa pake internet paksa deh ikutan sarik, tapi rada nyantai karena dirumah kan aku masih bisa online tanpa batas pake modem biar dikit mahal yang penting aku puas… hehehe….

Satu hari aku ada ketemu orang IT nanyakan hal itu, kenapa koneksiku diputus, dengan santainya dia bilang ” mau buka apa perlu koneksi internet?, kalo untuk maen poker sama fesbook n buka situs yang ga jelas ( maksudnya situs porno) makanya kuputus ” langsung ae ku jawab “ada lah aku pake maen poker atau download BF, kita makenya untuk keperluan kerjaan kok, cari referensi halaman aku kan layoaut biar ga monoton” (walau sedikit main-main, hehehe…) akhirnya besok harinya  koneksiku lancar lagi deh…..

Memang sih akhir-akhir ini temen-temen kantor kecanduan facebook bukan hanya update status tapi permainan zinga poker cukup nyita perhatian mereka hingga kadang-kadang kerjaan sedikit keteter, mendekati deadline masih masih ngurusin kartunya ketimbang berita, yang satpam bukannya jaga di depan malah maen poker di dalam kantor, makanya menejemen yang diwakili bagian IT memblokir akses internet di beberapa komputer yang kurang berkepentingan terhadap internet. Makanya kalo dikasih fasilitas manfatain yang bener…. hehehe……

-Vied-

untung koneksiku lancar lagi, walau sedikit nego hehehe….

Posted in renungan, Uncategorized

Arti Kebahagiaan….

Apasih arti sebuah kebahagiaan buat anda…? Apakah hidup kaya, segalanya terpenuhi, dihormati orang, atau hanya sekedar hidup tenang tanpa masalah…. Mungkin sebagian dari kalian berfikir seperti itu. Itu tidak salah namun sejatinya itu hanyalah nafsu dan keinginan semu, sebenarnya kebahagiaan adalah suatu “proses” menuju pencapaian atau cita-cita. Mengapa saya mengatakan demikian karena baru- baru ini aku mengalami beberapa peristiwa serupa yang awalnya itu kujadikan sebagai tujuan kebahagiaan.

Baiklah untuk lebih jelasnya kita ambil contoh seorang Atlet olahraga apapun, misalnya seorang pembalap, dia akan bahagia ketika di bisa menyalip lawan-lawanya di lintasan sirkuit dan menjadi juara hanyalah bonus dari kebahagiaan itu sendiri. Saya rasa pembalap manapun takkan mau menerima piala tanpa membalap lawan-lawanya terlebih dahulu… karena sejatinya kebahagiaan pembalap itu sendiri terletak pada saat melaju pada kecepatan tertingi dan mampu melampaui lawannya. Atlet olahraga lain pun sama  dia akan merasa bahagia atau puas ketika bisa mengalahkan rival terberat mereka bukan ketika dia mendapat piala tanpa bertanding. Seorang IT misalnya dia akan bahagia ketika komputernya yang rusak berhasil di perbaiki, bukan ketika di dipromosikan menjadi kepala IT itu hanyalah bonus dari kebahagian yang diperolehnya, seperti seorang hacker yang bahagia ketika berhasil membobol system keamanan bank, persolanan dia dapat uang dari hasil membobol bank itu lagi-lagi hanyalah bonus dari kebahagiaan yang diperoleh dari usaha kerasnya.

Lalu ada sebagian orang yang ingin kaya namun tak mau melalui proses susahnya dahulu justru itu aneh…., aku pernah dengar ungkapan menarik ketika baca buku “The Power Of Kepepet” yang mengatakan bahwa “orang yang ingin kaya tanpa proses sama seperti orang yang ingin punya anak namun ga melalui prosesnya, Rugi dong…”. Aku masih ingat juga ketika nonton film “Click” yang diperankan oleh Adam Sandler di film itu seolah menyindir kita yang ingin sukses namun nggak mau merasakan prosesnya lebih dahulu dan berakhir dengan tanpa kebahagiaan sama sekali. Dengan kata lain kebahagiaan adalah suatu proses kalaupun berhasil itu adalah bonusnya, Kalau gagal berarti kita akan jauh lebih bahagia ketika berhasil nanti karena kita bisa merasakan semuanya. Kita bisa melihat kesalahan kita, kita bisa membimbing orang lain jauh lebih baik dari kita tanpa melalui kesalahan yang pernah kita alami… justru itu Kebahagiaan tertinggi yang akan kita peroleh kelak.

-vied/roy-

sedang mancari kebahagiaan hakiki….

Posted in Uncategorized

Sebuah Dinding

Aku memiliki dinding yang sampai saat ini aku belum mampu melewatinya, dinding ini terasa begitu kokoh, begitu tinggi, hingga bertahun-tahun aku masih belum sanggup melewatinya. Beberapa tahun terakhir aku mencoba berputar mancari jalan lain untuk menghindari dinding itu dan melewati dinding-dinding yang lain yang kuanggap lebih mudah kulalui dan memang benar aku sanggup melalui dinding-dinding yang lain namun sekali lagi aku bertemu dinding itu lagi…

Saat ini aku berfikir sanggupkah aku melewati dinding itu kali ini? dinding yang membuatku putus asa, dinding yang membuatku luka, dinding yang penuh dengan duri, yang saat itu aku merasa mampu malah terhempaskan, dinding yang kurasa tidak setinggi dinding-dinding yang pernah kulalui selama ini tapi ternyata aku tak sanggup melaluinya. Sekali lagi aku berhadapan dengan dinding yang sama, dinding yang membuatku banyak belajar, dinding yang membuatku tiak salah melangkah, dinding yang membuatku lebih dewasa….

Aku yakin saat ini aku akan dapat melewati dinding itu, kalu dulu aku belum mampu melewati dinding itu mungkin karena pengalaman, pengetahuan, pemikiran, serta pandanganku masih dangkal, belum mampu melihat celah yang ada di dinding itu, belum mampu memikirkan cara-cara yang lain untuk melewati dinding itu, belum mengetahui seluk-beluk tentang dinding itu, belum melewati dinding-dinding yang lebih kecil dari itu yang sebenernya penting untuk melatih dirikita memalui dinding yang lebih tinggi lagi….

-roy/vied-
mencoba melewati dindingnya sendiri…. sanggupkah?

Posted in Uncategorized

Bertemu Cinta Yang Hilang….

Sore kemarin, tanpa sengaja ketemu teman lama, bukan hanya sekedar temen sich… yah boleh dibilang cukup spesial…, karena kami berdua sebenernya pernah saling punya “rasa”, hanya saja… mungkin karena keegoisan masing-masing (cieh…) jadi susah untuk dipertemukan. Awalnya sich aku yang ngeliat duluan, mau nyapa kok takut salah orang, n kayaknya dianya sudah nglupain aku ( hiks hik…), iseng-iseng aku pura pura bikin supaya tanpa sadar kalo dia ngliat aku duluan secara ga sengaja ( bahasanya jlimet ya… hehehe ya gitu dech..) dan akhirnya berhasil juga. Dia duluan akhirnya yang nyapa dan memulai ngobrol.

Waktu ngobrol untuk pertama kalinya setelah sekian lama ga ketemu, rasanya kikuk banget apalagi sekarang dia sudah nggak sendiri lagi alias sudah nikah n kebetulan suaminya ada di sebelahnya lagi…, jadi ga enak sama suaminya… terlebih pas ngeliat muka suaminya kayaknya BT banget sorry ya mas…, bukan maksudku… hehehe…

Entah apa yang ada di perasaan temenku itu setelah sekian lama ga ketemu, senengkah atau malah….. yang pasti aku tahu perasaan suaminya BT banget keliatan dari mukanya pas dikenalin ke aku. tapi yang pasti aku masih kepikiran terus sama dia…

ya Allah… apa maksudnya Engkau pertemukan aku dengan cinta yang hilang ini… apalagi sekarang dia sudah milik orang lain. Padahal yang aku inginkan adalah belahan jiwa, pendamping hidup untuk bersama-sama memenuhi sunah rosull-MU bukan cinta terlarang. apakah ini adalah petunjuk atau hanya sebuah ujian sebelum engkau anugerahi aku seorang “bidadari” yang sesungguhnya…

Posted in Uncategorized

Jadi Tukang Ojek

Ada satu hari yang bikin aku kesal setengah mati, hari itu kalo ga salah hari jumat, 8 Agustus 2009. Aku masih inget  betul waktu itu, setelah sholat jumat aku bermaksud mengeprint kalkir di tempat kerjaku yang dulu aku pernah menimba pengalaman. Disitu aku ketemu seorang ibu setengah baya yang kebetulan mau bikin cetakan juga di tempat itu, dengan buru-buru mau keluar dari kantor itu. Aku juga bermaksud masuk ke kantor itu, eh disangkanya aku tukang ojek, malah disuruh nganter ke hotel tempat pertemuan ibu itu segala, katanya sich acaranya sudah mulai, takut telatnya jauh makanya minta tolong aku untuk ngenterin ke otel tempet pertemuan itu (dalam hati Emang Gepe). Tapi dasar naluriku yang lembut (ceile…)yang ingin membantu ibu setengah baya itu, kasihankan ibu-ibu nyari ojek yang belum tentu dapet, sedangkan dia sudah ditunggu diacara  pertemuan itu di hotel. Akhirnya dengan berat hati (namun Ikhlas lho) aku mau bantu ibu itu untuk antar ke hotel yang dimaksud.

Setelah sampai hotel aku bermaksud langsung cabut eh ibunya ngerogoh kantong jaketku sambil ngasih sesuatu, mau ditolak itu kok ga enak tar dikira nolak rejeki… toh aku juga ga niat minta imbalan kok, tapi kalo di beri ya Alhamdulillah… saat ibu itu turun dari motor kesayanganku (yang juga tunggangannya komeng, hehehe…) eh dari dalem ada yang manggil, dikira tukang ojek lagi aku… (emang tampangku mirip tukang ojek ya…) mau langsung cabut eh.. tu orang maksa sambil mohon-mohon, akhirnya aku luluh juga  soalnya yang minta tolong cewe sich. Walau tak secantik artis dan tak semuda ABG tapi nih cewe masih lebih muda dari ibu-ibu yang baru kuanterin tadi. akhirnya aku hampiri deh tuh cewe, eh dianya malah minta antarkan ke bank BRI yang jaraknya cukup jauh kira-kira 5-10 kali jarak ibu-ibu itu kuantarkan.

Sebenernya aku dah nolak dengan alasan aku bukan tukang ojek dan masih banyak urusan yang musti kukerjain tapi sekali lagi aku luluh oleh permintaan tuh cewe, akhirnya kuantar deh tuh cewe ke bank yang dimaksud, sampe di bank eh aku malah disuruh nganter temennya ke notaris yang jauhnya hampir sama dari bank ke hotel itu… uch… udah panasnya terik matahari yang menyengat bikin bete, tambah jadi tukang  ojek lagi sambil menggerutu ku coba ngebut… hampir aja terjadi kecelakaan bahkan nih cewe yang ku bonceng dah teriak ketakutan, tapi Alhamdulillah Allah masih memberikanku keselamatan dengan kelincahanku menjoki motor yang remnya pun masih pakem ( sambil senyum-seyum dalam hati rasain loe hehehe..) sampai notaris udah mo cabut eh…. masih disuruh lagi ngantarin pulang tuh temen cewe tadi ke kantornya semula … yach… makin bikin bt deh… tapi akhirnya tuh cewe sama kaya ibu-ibu tadi sebelum turun dari motor dia merogoh saku jaketku dari belakang sambil memberi sesuatu…

Akhirnya ku lolos dari perangkap ojek lagi, setelah temen cewe  itu turun jauh-jauh aku pergi kembali ke kantor ketempat  aku mo ngalkir tadi sambil ngebut, takutnya bakal ketemu orang yang ngira aku tukang ojek lagi, bisa berabe nanti. Sampai kantor lamaku aku liat apa yang dikasih 2 orang yang udah bikin aku tukang ojek sekitar 2jam lebih. Ternyata uang 10ribuan satu, 20 ribuan satu, dan 5ribuan satu, totalnya 35ribu perak untuk jadi tukang ojek selama 2jam lebih. Kupikir-pikir lagi lumayanlah dari pada panas-panas ga dapet apa-apa toh bukan aku juga yang minta. Selain itu ada sedikit hikmah yang bisa aku petik dari kejadian itu, ternyata Allah jika memberi rejeki bisa dari mana saja lewat cara apasaja yang tak diduga-duga seperti yang kualami barusan, karena ternyata duitku yang ada di dompet ternyata kosong sama sekali. Jadi dengan menjadi tukang ojek Allah telah memberikanku rejeki dari hal yang tak disangka-sangka seperti janjiNya yang pernah kudengar dari ceramah Ust Yusuf Mansyur hehehe…. Hikmah yang kedua ternyata profesi apapun kita tak boleh meremehkan, karena Allah tida melihat kita dari profesi kita tapi melihat kesungguhan kita dalam menjalankan profesi itu tanpa meninggalkan rasa syukur kita pada Allah SWT. Dengan ini aku telah diingatkan supaya aku tak boleh meremehkan profesi sekecil apapun sekalipun tukang ojek, tukang parkir, atau profesi apapun….

-vied-

Yang sudah merasakan jadi orang tukang ojek(walau cuman 2jam), penjual koran, kuli bangunan, penjual air, wakar. hehehe….