Selama ini komik jepang banyak beredar di Indonesia…
Mungkin itu pula yang mendasari pikiran Soda Masahito pengarang komik Firefighter Daigo memasukkan negara Indonesia kedalam cerita komiknya biar laku atau biar introspeksi diri kali. Komik yang bercerita sosok kepahlawanan masa kini yang dikemas dalam cerita seorang pemadam kebakaran yang berjuang menyelamatkan korban dari ganasnya si jago merah dan penanggulangan pencegahan terhadap kebakaran. Kehidupan sehari-hari bahkan ada dalam lingkungan kita sendiri itulah tema yang diangkat pengarang melalui komik ini. Ternyata menjadi pahlawan tak harus berkostum dan memiliki banyak kekuatan layaknya superman atau batman yang memiliki peralatan super lengkap. oke cukup sekian prolong tentang komiknya… selanjutnya kita masuk ke topik awal yaitu tentang setting indonesia yang dipakai sebagai latar belakang tempat dicerita komik.
Pada Volume 18 dan 19 dan mungkin juga di volume berikutnya (karena sampai saat saya menulis di blog ini baru sampai volume 19) Indonesia sebagai latar belakang tempatdi komik, di ceritakan sedang mengalami kebakaran hutan yang terjadi di sumatra. Sayangnya bukan kebaikan/keindahan alam maupun keramahtamahan warga indonesia yang di tonjolkan, melainkan keburukan negara kita, terutama terhadap penanggulangan masalah kebakaran hutan. Di komik di ceritakan bahwa negara kita hampir tiap tahun terjadi kebakaran namaun warga dan pemerintah negara kita menganggap biasa dan cenderung acuh.
Bahkan diceritakan juga melakukan penanggulangan kebakaran kecil saja pemadam kebakaran kita mengalami kesulitan dan di bantu pemadam kebakaran dari jepang yang hanya 2 orang menggunakan alat impulse (alat semprot air yang sangat keras yang bentuknya seperti bazooka). Entah di Indonesia ada atau belum alat macam ini. di situ juga diceritakan bahwa pihak pemerintah tidak mampu menangani kebakaran hutan yang bahkan mengganggu aktivitas warga singapura hingga pihak singapura sendiri yang turun tangan membantu penanggulanagn kebakaran hutan guna mengurangi asap yang mengganggu warga negaranya.
Apa kita tidak malu sesuatu yang buruk dipublikasikan bahkan lewat komik yang kemudian dijual kembali ke negara kita. Mungkin tujuannya baik supaya anak-anak indonesia tahu dan sadar akan pentingnya bahaya kebakaran hutan. Tapi apakah pemerintah kita sendiri tak mampu menanggulangi bencana kebakaran hutan yang terjadi tiap tahun. Apakah kita harus selalu minta bantuan luar negeri…
Untuk apa kekayaan alam yang luar biasa besar ini jika kita sendiri tak mampu menjaganya, apalagi saat ini sedang gencar-gencarnya masalah global warming. Lalu pa yang bisa kita perbuat untuk menjaga alam lingkungan sekitar kita jangan sampai apa yang kita miliki hancur hanya karena kelalaian kita sendiri.
-vied-
yang masih suka baca komik