Dia menyebut dirinya seperti itu “semut kecil” di tumblrnya…, ga heran sih kalo liat anaknya yang kecil mungil and unik, ya “unik” mengapa kukatakan unik? karena anaknya bukan seperti gadis-gadis lain yang biasa kukenal (mainstrem) bahkan dia sendiri menyebut dirinya anti mainstrem.
Memang sih sebelum aku mengenal dia lebih dekat, dia orangnya cuek, jutek, dan sepertinya susah sekali untuk masuk kedalam zona pertemanannya, namun setelah beberapa kali pertemuan dan mengenalnya ternyata she is beautifull, bukan hanya dari fisiknya saja namun dari kepribadiannya. Aku mengenalnya dari sebuah komunitas peduli anak jalanan di kota Surabaya. Saat ini dia aktif mengajar di salah satu wilayah belajar komunitas dari tersebut.
Kenapa aku ingin menulis sosok tentang dirinya? entahlah yang pasti hanya karena janjiku padanya untuk menuliskannya di blog pribadiku tak lebih, hehehe… sudah kutepati lho ya. Apakah aku suka dia entahlah, apakah aku jatuh cinta dengannya akupun tak tahu. aku belum berani berkata aku suka dia karena kedekatan kami layaknya kedekatan seorang kakak dan adiknya, layaknya kedekatan seorang sahabat dengan sahabat lainnya, tak ada perasaan yang spesial diantara kami, entah dia.
Baru-baru ini kami terlibat acara bareng dengannya dalam sebuah event lounching buku seorang kawannya yang dia dikenal via tumbler. Dia sangat ngefans sekali dengan penulisnya, dia paling semangat kalo cerita soal tulisan-tulisan kawannya itu di tumbler. Dia memang suka membaca dan menulis, aku juga suka tulisan-tulisannya di tumbler. Sebenernya tulisan-tulisannya ga kalah bagus dengan kawannya yang baru launching buku itu hanya saja, kepercayaan dirinya saja masih kalah jauh.
Tahun ini juga menjadi tahun spesial untuknya, karena pada tanggal 27 sept kemarin, dia baru saja menamatkan studi S1nya di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA dulunya IAIN Sunan Ampel Surabaya). Acara wisudanya tepat satu hari menjelang acara launching buku kawannya itu di Surabaya. Sayang sekali aku ga hadir di acara wisudanya, selain karena pekerjaanku yang baru pulang jam 3 sore, hari itu juga sudah janji dengan kawannya itu sang penulis itu.
Hm… sebenarnya banyak sekali sesuatu yang ingin aku tuliskan tentang dirinya tapi aku takut nanti dia ke-geeran lagi hehehe… aku rasa itu saja dulu yang dapat aku tuliskan tentang dirinya. Saranku buat dia agar tetap selalu barkarya dan memberi manfaat untuk semua
Dari seorang teman
Roy